Instalasi Radioterapi dan Kedokteran Nulkir RS Sardjito diikuti segenap civitas akademik Prodi Onkologi Radiasi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Syawalan 2026 pada Hari Minggu, 12 April 2026, sebagai bagian dari tradisi Halal Bihalal pasca Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh tenaga kesehatan di lingkungan Instalasi Radioterapi, meliputi dokter spesialis, residen onkologi radiasi, fisikawan medis, radioterapis, perawat, serta tenaga pendukung lainnya. Kehadiran multidisiplin dalam satu forum mencerminkan integrasi yang kuat antara pelayanan klinis, aspek teknis radioterapi, serta dinamika pendidikan berbasis rumah sakit.
Acara diawali dengan kata sambutan oleh dr.Ericko Ekaputra, Sp.OnkRad (K), dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Budi Setiawan, SKM, MPH. Kemudian dilanjutkan dengan sesi makan bersama serta sesi halal bihalal dimana tamu undangan saling bersalaman dan bermaafan. Suasana terasa hangat dan akrab, mencerminkan kebersamaan yang positif dan semangat berkolaborasi. Sebagai penutup, acara diakhiri dengan sesi foto bersama untuk mengabadikan momen di hari tersebut.
Syawalan menjadi momentum strategis dalam mempererat hubungan interpersonal dan memperkuat komunikasi lintas hierarki akademik maupun klinis. Dalam suasana yang kondusif dan penuh kebersamaan, kegiatan ini memfasilitasi proses rekonsiliasi sosial melalui tradisi saling memaafkan, yang secara tidak langsung berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kerja tim serta kolaborasi multidisiplin dalam pelayanan kesehatan.
Dari perspektif akademik, kegiatan ini juga berfungsi sebagai ruang konsolidasi internal dalam menghadapi dinamika perkembangan ilmu radioterapi yang semakin kompleks. Diskusi yang terjalin mencerminkan komitmen bersama dalam optimalisasi kurikulum berbasis kompetensi, peningkatan kualitas pembelajaran klinis, serta adaptasi terhadap inovasi teknologi radioterapi, termasuk integrasi kecerdasan buatan dalam praktik radioterapi kedepannya.
Kegiatan ini juga memiliki relevansi dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan (SDG 3) melalui penguatan kolaborasi tenaga medis, pengembangan pendidikan berkualitas (SDG 4) melalui sinergi akademik yang berkelanjutan, serta penguatan kemitraan (SDG 17) melalui jejaring kemitraan profesional yang solid antar anggota Instalasi Radioterapi dan Prodi Onkologi Radiasi dalam mencapai tujuan.
Melalui kegiatan Syawalan ini, Prodi Onkologi Radiasi FK-KMK UGM menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan dan pelayanan kesehatan yang harmonis, adaptif, dan kolaboratif. Nilai-nilai kebersamaan yang terinternalisasi diharapkan mampu memperkuat profesionalisme serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan layanan radiologi di Indonesia.